Apakah Anda sudah tidak asing dengan aplikasi pinjam uang tanpa bunga atau bunga rendah? Selama pandemi Covid-19 berlangsung sekitar dua tahun ke belakang ini, ekonomi menjadi satu bidang yang sangat berdampak bagi banyak orang. Banyak kebijakan yang telah dilakukan pemerintah, seperti halnya memberikan bantuan ekonomi kepada masyarakat yang membutuhkan, namun sayangnya hal itu hanya bersifat sementara, sedangkan pemulihan ekonomi secara nasional tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat.

Di zaman sekarang, kebutuhan masyarakat saat ini terus meningkat, dan jika tidak diimbangi dengan pendapatan yang sesuai, maka hal itu akan menimbulkan rasa ‘tidak puas’, di mana masyarakat akan melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhannya. Satu di antaranya yaitu dengan pinjaman online. Namun, Anda harus berhati-hati dan waspada, karena ada aplikasi pinjam uang secara online yang bersifat ilegal, dan Anda harus percaya hanya kepada aplikasi yang benar-benar telah memiliki izin operasional dari OJK.

Beberapa Aplikasi Pinjam Uang Tanpa Bunga / Bunga Rendah

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, sebelum memutuskan untuk meminjam uang, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di masa yang akan datang, perhatikan terkait legalitas penyedia jasa pinjaman terlebih dahulu alias tidaklah ilegal, dan pastikan pula bahwa kemampuan Anda secara finansial telah sesuai dengan pinjaman yang akan diajukan, untuk menghindari denda yang harus dibayarkan jika terlambat dalam melunasinya. Pokoknya, pikirkan hal itu dengan perhitungan.

Baca Juga:  Persingkat Mekanisme Transaksi dengan Aplikasi Kasir Android

Nah, berikut ini akan kami contohkan beberapa aplikasi pinjam uang tanpa bunga yang dapat dicoba jika Anda ingin mengajukan pinjaman dengan aman dan mudah.

1. Kredit Pintar, menawarkan pinjaman yang dapat diajukan secara online dengan besaran hingga 20 juta dan besaran bunga minimal hanya sekitar 0,92% saja. Untuk tenor pelunasan pinjaman, Anda dapat memilih mulai dari 90 hari hingga 360 hari, alias 3 hingga 12 bulan.

2. Pinjam Yuk adalah salah satu aplikasi pinjam uang bunga rendah lainnya dengan besaran bunga mulai dari 1,2%. Anda dapat mengajukan pinjaman hingga 2 juta rupiah, dengan tenor pinjamannya mulai dari 90 – 120 hari, alias maksimal 4 bulan.

3. DanaFix juga menyediakan layanan pinjaman online dengan besaran mulai dari 500 ribu hingga 10 juta rupiah, dan besaran bunga pinjamannya juga cukup rendah, dimulai dari 1,5% saja. Terkait tenor pelunasan pinjamannya, DanaFix menyediakan tenor mulai dari 3 bulan hingga 6 bulan.

4. Akulaku, salah satu aplikasi yang juga menawarkan pinjaman online disamping menjadi salah satu marketplace yang juga terkenal bersama Shopee dan Tokopedia. Aplikasi ini juga menawarkan pinjaman hingga 15 juta rupiah dengan tenor maksimal pun juga sekitar 15 bulan. Bunga pinjaman yang diberikan yaitu mulai dari 1,6%.

5. EasyCash adalah aplikasi yang juga dapat Anda gunakan sebagai aplikasi pinjam uang dengan aman dan mudah, dengan besaran pinjaman hingga 20 juta rupiah, dengan tenor pinjaman sekitar 90 – 180 hari, alias maksimal sekitar 6 bulan. Untuk besaran bunganya sendiri dimulai dari 2%.

Baca Juga:  Cara Cepat Memblokir Hp yang Hilang Dicuri Pakai Aplikasi

Bahaya dan Dampak Pinjaman Rendah Bunga

Secara umum, jika merasa terdesak akan suatu kebutuhan dan menginginkan peminjaman dana, maka pinjaman online bisa menjadi solusi atas masalah Anda. Oh ya, proses pengajuan peminjaman ini bisa terbilang mudah dan cepat, karena cukup bermodalkan KTP dan pendaftaran secara online melalui aplikasi/website tertentu. Namun, Anda harus mempertimbangkan pula terkait risiko yang akan Anda hadapi dengan adanya pinjaman online.

1. Besaran Bunga yang Ditetapkan

Dalam hal ini, perlu Anda ketahui bahwa saat ini, OJK menyerahkan segala urusan terkait besaran suku bunga kepada perusahaan pinjaman online itu sendiri, dan tentu saja setiap perusahaan yang mengembangkan aplikasi-aplikasi yang ada menerapkan alasan sendiri dalam menerapkan besaran bunga yang rendah, namun bisa juga nantinya menjadi tinggi, bisa disebabkan oleh kemudahan persyaratan dan cepatnya menyetujui permohonan peminjaman dana yang ada. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk meminjam dana, Anda harus memperhitungkan segala hal dan risiko yang mungkin terjadi, terutama pula soal bunga, agar tidak menyesal di kemudian hari.

2. Plafond Pinjaman dan Persetujuan Peminjaman Dana

Selain itu, risiko pinjaman online lainnya adalah plafond tanpa jaminan/agunan yang tidak besar, di mana terdapat aplikasi yang menawarkan besaran pinjaman yang besar, dan ada pula yang kecil, yang mana itu merupakan imbas dari besaran bunga yang rendah. Belum lagi terkait persetujuan peminjaman yang mungkin kecepatannya berbeda-beda di setiap aplikasi, ada yang beberapa menit langsung cair, dan ada pula yang membutuhkan waktu beberapa hari sampai-sampai harus mengadakan persetujuan secara langsung/offline.

3. Risiko Data Pribadi Bocor

Baca Juga:  Review Aplikasi Android Instagram, Wajib Dicoba oleh Remaja!

Terlebih lagi, karena pengajuan dilakukan secara online, dan bahkan melalui aplikasi, Anda harus mengisi beberapa hal seputar data pribadi yang diperlukan untuk bisa mendapatkan pinjaman dengan besaran tertentu.

Sebenarnya, selama Anda sebagai calon nasabah memberikan persetujuan kepada perusahaan untuk menyimpan data pribadi Anda, maka sah-sah saja jika perusahaan menggunakan dat apribadi Anda, terutama untuk kepentingan pengajuan pinjaman secara online. Namun, kadangkala karena perusahaan itu tidak bertanggung jawab, maka data pribadi setiap kliennya, bisa saja termasuk Anda, akan digunakan oleh oknum yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati terkait data pribadi ini.

Akhir Kata

Demikianlah informasi yang kami sampaikan seputar aplikasi pinjam uang tanpa bunga dan/atau bunga rendah. Semoga artikel ini dapat meningkatkan rasa kehati-hatian Anda, terutama terhadap aplikasi-aplikasi yang ‘ilegal’. Anda bisa menghubungi OJK melalui nomor telepon 157 untuk mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan, apalagi pinjaman online dari aplikasi-aplikasi yang beredar saat ini.

Share: