Connect with us

Berita Spesial



Benang Layangan Menjerat Leher Sebabkan Pemotor Tewas Kecelakaan Tabrak Pohon

Jika sedang tren layangan, maka akan banyak orang turut menerbangkannya tak peduli usia berapapun.

Namun masih banyak pihak yang menerbangkan layangan di tempat yang tidak aman.

Benang layangan sering mendatangkan bahaya bagi pengguna jalan terutama pengendara motor.

Pemotor Tewas Tersayat Benang Layangan

Mohammad Susanto yang merupakan warga Dusun Pucungsari Kidul, Desa Slorok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar harus meregang nyawa saat mengendarai motornya.

Motornya terpelanting dan menabrak pohon. Penyebabnya adalah benang layangan yang putus.

AKP I Putu Angga Feriyana yang merupakan Kasatlantas Polres Blitar memberikan keterangan tentang olah TKP.

Pemeriksaan tempat kejadian perkara sendiri berlokasi di Jalan Umum Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Ada dugaan bahwa leher korban terlilit benang layangan besar saat berkendara karena adanya bekas luka.

I Putu Angga Feriyana juga menyatakan bahwa luka pada leher korban bukanlah luka sayatan melainkan lilitan tali.

Beliau menambahkan, korban sebelumnya mengendarai motornya dari barat menuju ke arah timur. 

Tanpa sepengetahuan korban ada seutas benang layangan putus yang langsung melilit lehernya.

Karena kaget, korban tidak bisa mengendalikan motornya.

Motor mengalami oleng ke arah kiri dan menabrak pohon di pinggir jalan di sisi utara jalan.

Saat kejadian, leher korban terjerat benang layangan besar dan tidak langsung putus sehingga korban tidak bisa mengendalikan motornya.

Motor yang oleng menabrak pohon. Selain luka di leher, terdapat dugaan bahwa korban juga menderita luka di kepala karena terpelanting dari kendaraannya.

Beliau juga menegaskan bahwa layangan yang ada di lokasi memiliki ukuran yang besar sekitar 1 meter.

Tentu saja benang layangan juga cukup kuat dan tidak mudah putus sehingga berbahaya bagi pengendara motor. 

Kasus terlilit tali layangan hingga menewaskan pengendara motor tersebut merupakan kejadian pertama tahun ini.

Namun AKP I Putu Angga meminta agar masyarakat lebih hati-hati dan tanggung jawab jika memiliki layangan. 

Peran orang tua juga sangat penting untuk mengingatkan anaknya agar bermain layangan di tempat yang aman.

Dengan demikian tidak akan lagi terdapat kejadian tidak diinginkan yang disebabkan oleh benang layangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top