Maraknya Penyakit Flu/Demam Tulang di Masyarakat

Istilah demam tulang

Demam tulang sebenarnya adalah istilah yang diberikan oleh masyarakat untuk penyakit chikungunya. Chikungunya sendiri seringpula disebut sebagai demam sendi atau flu tulang. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat rasa nyeri yang kerap ditimbulkan pada bagian persendian. Penyakit chikungunya atau flu tulang sendiri diakibatkan oleh gigitan nyamuk aedes aegepty yang juga penyebab demam berdarah. Perlu diwaspadai, nyamuk ini kerap muncul di waktu siang hari dengan puncak aktivitas di pagi dan sore hari.

Sayangnya, para penderita harus bertahan dan sabar dengan rasa nyeri yang ditimbulkan. Sebab beberapa kasus menunjukkan bahwa penderita akan bertahan dengan rasa nyeri hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Di Indonesia sendiri, penyakit ini tengah menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah, mengingat semakin tingginya angka para penderita. Tak hanya itu, cara penularannya yang cukup mudah pun membuat siapapun rentan menderita penyakit chikungunya.

Mengenali gejala dan pencegahan

Gejala penyakit chikungunya sendiri tak berbeda jauh dengan penyakit demam biasanya. Hanya saja akan pada bagian persendian dan tulang akan terasa lebih nyeri dan terlihat membengkak. Sendi mengalami kekakuan dan sulit untuk digerakkan, layaknya penyakit rematik. Pada kondisi awal, penderita akan mengalami demam tinggi disertai mual pada perut dan pusing. Ditemukan pula ruam pada kulit layaknya alergi dan badan yang merasa kelelahan teramat sangat.

Dalam dunia kesehatan sendiri, pengobatan flu tulang masih bersifat simtomatik. Dimana hanya dilakukan tindakan pencegahan pada awal gejala muncul pada penderita. Mereka disarankan untuk lebih banyak beristirahat dan diberikan obat yang mampu mengurangi rasa nyeri pada persendian. Begitu pula halnya dengan demam tinggi yang diderita, penderita hanya diberikan obat penurun panas. Sedangkan untuk kebutuhan cairan, sangat dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi.

Sebagai cara pencegahan, sebaiknya jagalah lingkungan Anda tetap bersih. Kuras bak mandi secara rutin seminggu sekali, untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk. Membersihkan sudut ruangan yang dimungkinkan sebagai tempat hidup nyamuk pun menjadi perhatian utama. Anda pun bisa melakukan olahraga secara rutin untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari demam tulang.