Pengolahan ikan biasa dilakukan dengan cara pengasinan, pengasapan, pemindangan, pendinginan dan pengalengan. Dan umumnya para pengusaha pengolah ikan lebih banyak melakukan pengolahan dengan cara pengasinan, pengasapan dan pemindangan karena penggunaan modal yang relatif lebih sedikit dibandingkan dengan usaha pengolahan ikan dengan cara pendinginan dan pengalengan.

Salah satu diversifikasi produk perikanan yang relatif baru pada saat ini adalah pembuatan abon ikan. Seperti juga abon yang terbuat dari daging ternak, abon ikan cocok pula dijadikan sebagai pelengkap makanan atau lauk pauk, karena disamping rasanya yang lezat, abon ikan juga memiliki nilai gizi yang sangat baik bagi tubuh kita.

Pembuatan abon ikan sangatlah mudah dan dapat langsung dikerjakan oleh siapapun yang tertarik untuk membuatnya. Dan bagi Anda yang tertarik akan Peluang Usaha Abon Ikan Tuna, ada baiknya Anda melihat bagaimana proses pembuatan abon ikan, sekaligus informasi mengenai analisa biaya dan keuntungan yang dapat diperoleh dari bisnis industri abon ikan tuna berikut ini.

Baca Juga:  Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Online Yang Wajib Untuk Diketahui

Cara Membuat Abon Ikan Tuna

Bahan:

  • 1 kg ikan tuna segar
  • 2 batang serai dimemarkan
  • Jahe 1 cm dimemarkan
  • 150 ml santan
  • 300 ml minyak goreng

Bumbu:

  • 3 siung bawang putih
  • 6 siung bawang merah
  • Kunyit ukuran 2 cm
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 lembar daun jeruk
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  • Kukus ikan tuna hingga lunak
  • Suwir-suwir daging ikan tuna yang telah dikukus
  • Panaskan 2 sdm minyak saur, kemudian tumis bumbu yang sudah dihaluskan, tambahkan serai dan jahe. Tumis hingga berbau harum
  • Masukkan santan dan suwiran ikan tuna sambil diaduk aduk dengan penggunaan api kecil hingga keringPanaskan minyak dan goreng adonan hingga kering. Lalu tiriskan
  • Abon sudah siap untuk disajikan
Baca Juga:  12 Ide Usaha Modal 1 Juta tapi Cuan Banyak? Bisa Banget!

Contoh Analisa Usaha Abon Ikan Tuna

Investasi peralatan:

No              PeralatanJumlahHarga SatuanJumlah Harga
1              Wajan1Rp  150,000Rp           150,000
2              Spiner1Rp 2,000,000Rp        2,000,000
3              Plastik kemasan1Rp   15,000Rp             15,000
4              Lain-lain   Rp       35,000  Rp             35,000
TOTAL   Rp        2,200,000

Pembelian bahan baku untuk satu bulan:

NoBahan BakuHarga
1Ikan tunaRp       1,220,000
2BumbuRp            22,000
3Lain-lainRp            23,000
TOTAL  Rp       1,265,000

Biaya operasional selama satu bulan:

NoBiaya OperasionalHarga
1Biaya listrikRp        25,000
2Biaya airRp        45,000
TOTALRp        70,000

Harga Pokok Produksi (HPP) :

Baca Juga:  5 Usaha Modal 500 Ribu Yang Sangat Menjanjikan

Biaya bahan baku + Biaya Operasional ( Rp 1.265.000 + Rp 70.000) = Rp 1,335,000

Dari contoh perhitungan diatas untuk mengetahui jumlah modal yang bisa Anda alokasi untuk menjalankan usaha abon ikan tuna adalah (Rp 2,200,000 + Rp 1,265,000 + Rp 70,000) = Rp 3,535,000

Penjualan:

Jika diasumsikan dalam satu hari Anda dapat menjual 35 bungkus abon ikan tuna dengan harga Rp 6.500 per bungkus, maka pendapatan penjualan yang bisa Anda terima adalah sebesar (35x Rp 6.500) = Rp  227.500

Maka pendapatan dalam satu bulan yang dapat Anda peroleh adalah (35 x 30 hari x Rp 6.500) = Rp 6,825,000

Keuntungan kotor:

Total Penjualan – Total Harga Pokok Produksi = (Rp 6.825.000 – Rp 1.335.000) = Rp 5.490.000

Keuntungan bersih:

Total keuntungan kotor – Biaya Operasional = Rp 5.490.000 – Rp 70.000 = Rp 5.420.000

Demikianlah tadi ulasan kita pada kesempatan kali ini mengenai Peluang Usaha Abon Ikan Tuna lengkap dengan analisa biaya dan keuntungan yang dapat diperoleh dari bisnis industri abon ikan tuna ini.

Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat, menginspirasi, serta menjadi referensi bagi anda. Goodluck, salam sukses selalu!!

Share: